Modus Penipuan Dalam Mencari Kerja

Modus Penipuan Dalam Mencari Kerja

mencari kerja

Semakin banyak orang yang mencari kerja, semakin banyak pula peluang oknum tertentu untuk melakukan penipuan. Istilah lowongan kerja bodong atau penipuan dengan modus lowongan kerja.

Sederhana sekali caranya. Mereka memberikan informasi tentang lowongan kerja dengan embel-embel gaji fantastis dan syarat yang mudah. Tapi, pada akhirnya yang mereka inginkan hanya uang dari mereka yang sedang cari kerja. Tidak banyak yang mereka minta seperti uang pendaftaran atau uang untuk keperluan tes dan wawancara yang rata-rata berkisar sekitar Rp 100.000 hingga Rp 300.000 saja. Padahal, tidak ada lowongan pekerjaan sebenarnya.

Siapa saja bisa mengalami hal buruk tersebut, tidak termasuk kamu yang sekarang sedang mencari pekerjaan.

Jangan Asal Mencari Kerja

Sekarang ini, semakin mudah untuk mendapatkan data, mulai dari alamat rumah, akun media sosial, bahkan nomor telpon. Ada tool yang bisa digunakan. Jadi mereka para oknum yang mencoba menawarkan pekerjaan bodong bisa saja menggunakan tool semacam ini. Mereka blasting untuk menyebarkan info lowongan kerja tersebut ke ratusan atau bahkan ribuan nomor telpon.

Sayangnya, yang mendapatkan info tersebut terkadang tidak melakukan check and recheck. Mereka langsung percaya dan bahkan menyebarkan di grup WA keluarga, grup RT, grup alumni, dan lain sebagainya.

Padahal, mudah sekali untuk mengetahui apakah informasi lowongan pekerjaan itu benar atau penipuan.


  • Lihat Alamat Website

Sampai saat ini, masih banyak oknum penipu yang mencantumkan alat alamat website yang tidak profesional seperti menggunakan blog atau website gratisan.

  • Ada Keterangan Urgent

Bisa saja perusahaan memang membutuhkan karyawan baru secepatnya. Namun, kamu patut mewaspadai mana yang benar-benar lowongan pekerjaan mana yang penipuan.

 

Biasanya, info lowongan pekerjaan penipuan itu disebarkan dengan embel-embel urgent atau secepatnya, bahkan pelamar langsung bisa langsung wawancara. Secara logika, perusahaan yang benar-benar mencari karyawan yang berkualitas tentu tidak hanya merekrut melalui wawancara. Ada serangkaian tes lainnya.

 

  • Tawaran Gaji Tidak Masuk Akal

Pernah lihat iklan lowongan kerja untuk lulusan SMA atau sederajat dengan gaji Rp 10 juta? Jika tidak masuk akal, jangan coba-coba untuk melamar.

Banyak orang seharusnya tidak perlu tertipu jika mereka tahu tips mendapat pekerjaan. Dan tidak ada tips yang menjelaskan bagaimana cara mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang besar dengan cara yang mudah. Dan tips ini hanya ditujukan bagi mereka yang benar-benar ingin mendapatkan pekerjaan yang sesungguhnya, bukan justru tertipu dengan modus lowongan kerja.

Cari Situs Rekrutmen

Dulu, sekitar awal tahun 2010, orang tidak lagi mengandalkan koran untuk mencari iklan lowongan kerja. Pada waktu itu, media online sudah mulai dikenal. Perusahaan sudah mulai memanfaatkan internet ketika mereka sedang mencari karyawan baru. Begitu juga mereka calon pekerja. Mereka mencari situs tertentu yang memang dibuat untuk menayangkan iklan lowongan pekerjaan. Situs rekrutmen ini bisa kamu pilih agar tidak tertipu.



Bahkan, sekarang ini, tidak jarang perusahaan yang membuat halaman rekrutmen sendiri di website mereka. Ini cara yang mereka lakukan untuk menghindari ada oknum tertentu yang menipu dan mengatasnamakan perusahaan mereka. Selain itu, cara ini juga lebih efektif dan lebih hemat karena mereka tidak perlu memasang iklan di media di mana mereka harus membayar untuk setiap tayang iklan.

Yang perlu kamu lakukan sekarang adalah meningkatkan kemampuan diri sendiri sehingga kamu memiliki skill yang dibutuhkan oleh pemilik perusahaan saat ini. Jika kamu mampu melakukan hal tersebut, mustahil kamu kesulitan saat mencari kerja.

mencari kerja

Baca Juga :

Ide Bisnis Online Untuk Mahasiswa

Download Ebook Gratis